PENGERTIAN SABLON POLYFLEX

Pada kesempatan kali ini admin kami akan mengulas secara khusus tentang sablon polyflex. Yakni tentang kelebihan dan kekurangan sablon menggunakan bahan polyflex. 

Sablon Polyflex atau yang sering dikenal sebagai sablon untuk jersey bola, kini sablon tidak hanya digunakan pada media jersey saja tetapi juga digunakan pada kaos, jaket, tas, topi dan media lain yang berbahan kain. Terlebih dengan hadirnya Polyflex PU yang tipis membuat sablon polyflex menjadi pilihan menarik untuk sablon kaos. 

BACA JUGA : KELEBIHAN SABLON RUBBER

Proses Sablon Polyflex 

Membuat sablon polyflex tidaklah serumit sablon manual dan bahkan dibilang sangat mudah. Kita hanya memerlukan komputer untuk membuat desain lalu mesin cutting untuk mencetak desain serta mesin heat press untuk menempelkannya.

Kelebihan Sablon Polyflex

  • Proses cepat dan mudah
  • Biaya lebih murah
  • Bisa sablon desain berbeda secara satuan
  • Hasil lebih presisi dan rapi
  • Tidak banyak sisa bahan terbuang
  • Lebih awet dan tahan lama ( banyak yang bilang sablon polyflex cepat rusak, benar jika bahan yang digunakan jelek, untuk itu kami menggunakan bahan Polyflex PU Korea dengan kualitas terbaik).
  • Warna tidak akan pudar walau dicuci berkali-kali

BACA JUGA : KEKURANGAN SABLON PLASTISOL

Kekurangan Sablon Polyflex

  • Pilihan warna tidak banyak (namun bisa dikombinasaikan dengan proses printing)
  • Mesin yang digunakan memiliki harga lumayan mahal
  • Belum begitu familiar di daerah tertentu

Berikut Jenis-Jenis Polyflex :

  1. Polyflex PVC
  2. Polyflex PU
  3. Polyflex Flock
  4. Polyflex Reflective
  5. Polyflex Glow In The Dark
  6. Polyflex Glitter
  7. Polyflex Glitter Polka
  8. Polyflex Stretch
  9. Polyflex Foil
  10. Polyflex Foil Motif
  11. Polyflex Printable
  12. Polyflex PU Pastel
  13. Polyflex Silicone
  14. Polyflex Sublimation

Jenis bahan polyflex PVC ini merupakan bahan yang paling sering digunakan di Indonesia. Jenis PVC ini memiliki tekstur yang tebal dan kuat. Sehingga paling cocok diaplikasikan pada area desain yang kecil. Seperti logo pada kaos jersey bola ataupun jaket. Tekstur dari bahan ini hampir sama dengan jenis polyflex PU. Hanya saja jenis PVC terbilang lebih tebal dibanding jenis PU.